Rutinitas tadarus SMK Wira Informatika Global tetap berjalan walau di Rumah

SMK Wira Informatika Global memiliki sebuah program rutinitas pembiasaan shalat sunat dhuha dan tadarus sebelum melaksakan Proses Belajar Mengajar (PBM).

Dalam masa pencegahan penyebaran Covid-19 seluruh satuan pendidikan melaksanakan PBM di rumah termasuk SMK Wira Informatika Global. Meskipun belajar di rumah tidak menjadikan rutinitas pembiasaan tadarus ini berhenti apalagi telah memasuki bulan suci Ramadhan walaupun tidak dilakukan oleh seluruh siswa layaknya ketika masuk sekolah.

Kegiatan Tadarus dilakukan secara berantai oleh sebagian siswa khusunya pengurus OSIS dan dibimbing oleh Pembina Kesiswaan, bapak Abdul Wahab, S.Pd.I. melalui WhatsApp grup.

Selama di rumah, pada bulan Ramadhan yang penuh berkah ini, diharapkan seluruh siswa berlomba-lomba dalam kebaikan guna mendapatkan pahala yang berlimpah dan berlipat-lipat yaitu dengan berpuasa dan tadarus Al-Qur’an.

Pada bulan inilah Al-Qur’an diturunkan oleh Allah SWT, sebagaimana dalam firman-Nya yang artinya; “Bulan Ramadhan, bulan yang didalamnya diturunkan (permulaan) Alquran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu, dan pembeda (antara yang haq dan yang bathil).” (Q.S Al-Baqarah : 185)

Seperti yang kita ketahui, pemerintah telah mengeluarkan kebijakan agar selama pandemi Covid-19 masyarakat beribadah di rumah untuk mencegah penyebaran Covid-19 lebih meluas lagi, termasuk pada bulan Ramadhan yang telah dimulai sejak Jumat (24/4/2020).

Sejauh ini para siswa sudah mengkhatamkan Al-Qur’an sebanyak 30 Juz yang dilakukan secara berantai dengan masing-masing siswa membaca 1 Juz perhari

Reporter : Lia Sari
Redaktur : Saepudin
Grafis : Siti Amanatu Syaniah
Publisher : Riska Rahmawati

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

I accept that my given data and my IP address is sent to a server in the USA only for the purpose of spam prevention through the Akismet program.More information on Akismet and GDPR.